Meski demikian, pihak berwenang belum memastikan apakah faktor cuaca berkontribusi terhadap jatuhnya pesawat tersebut.
Pada saat insiden berlangsung, peringatan badai musim dingin diketahui tengah diberlakukan di sebagian besar wilayah negara bagian Maine, termasuk kawasan Bangor.
Baca Juga:
Medan Ekstrem Terlewati, Black Box ATR 42-500 Ditemukan dalam Kondisi Utuh
Diungkapkan pejabat pemerintah tersebut, pesawat Bombardier Challenger 600 itu baru tiba di Maine setelah melakukan penerbangan dari Texas.
Diketahui pula, perusahaan yang tercatat sebagai pemilik pesawat memiliki alamat yang sama di Houston dengan Arnold & Itkin, sebuah firma hukum yang dikenal menangani kasus cedera pribadi.
Berdasarkan catatan FAA, pesawat tersebut mulai beroperasi sejak April 2020.
Baca Juga:
Awal 2026 Suram bagi ATR, Tiga Insiden Pesawat Terjadi dalam Tiga Pekan
FAA menegaskan, penyelidikan kecelakaan ini akan dilakukan bersama Dewan Keselamatan Transportasi Nasional atau National Transportation Safety Board.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.