Orang tua juga akan dilibatkan dalam sesi penyuluhan guna mendukung tumbuh kembang anak mereka.
Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, menekankan bahwa Jepang ingin berbagi pengalaman dari program makanan sekolah yang telah berjalan selama 100 tahun di negaranya.
Baca Juga:
Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada 70 Tokoh Penggerak Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional
"Kami berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan makanan sekolah di Indonesia, dengan mempromosikan pemanfaatan produk lokal untuk konsumsi lokal," ujarnya, dalam pertanyataannya, Selasa (25/2/2025).
Ia juga menambahkan bahwa Jepang sebelumnya telah mendukung proyek pengembangan pelabuhan perikanan, fasilitas pembekuan, dan pemasaran di enam pulau terpencil.
"Dengan bantuan hibah JICA, proyek yang dimulai pada 2021 ini telah meningkatkan hasil tangkap di Pelabuhan Perikanan Biak," katanya.
Baca Juga:
Prabowo Tegaskan Komitmen Program Makan Bergizi Gratis, Kini Jangkau Lebih dari 60 Juta Penerima Manfaat
Senada dengan itu, Perwakilan UNICEF Indonesia, Maniza Zaman, menegaskan bahwa akses terhadap makanan bergizi dan lingkungan belajar yang baik merupakan faktor utama bagi perkembangan anak.
"Setiap anak berhak untuk berkembang secara optimal, termasuk mendapatkan layanan sosial berkualitas. UNICEF bangga bermitra dengan Pemerintah Jepang dalam mendukung peningkatan layanan pendidikan dan gizi bagi anak-anak di Papua," ujarnya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.