"Semua
orang dari Hulk Hogan hingga Mick Jagger dan Keith Richards, dari berbagai
kalangan terkenal," imbuhnya.
"Suatu
malam sebelum pertarungan Mike Tyson, saya terkesima menyaksikan pada baris
keempat ketika ruangan dipenuhi penonton, ada dua orang yang bercakap-cakap:
Jack Nicholson dan Warren Beatty," kenangnya.
Baca Juga:
Rumah Singgah Bung Karno di Padang Sumatera Barat Dirobohkan, Mengapa?
"Kejadian
seperti itu sering: Ada Madonna dan Sean Penn, Barbra Streisand, dan Don
Johnson, ada Muhammad Ali di sana, Oprah duduk dengan Donald di pinggir ring," tambahnya.
"Itu
adalah masa yang spesial. Saya menyesal melihatnya dihancurkan," cetusnya.
Tetapi
fasilitas itu kemudian rusak, seperti halnya beberapa kasino lain di Atlantic
City, dan ditutup pada tahun 2014.
Baca Juga:
Berdiri Diatas Parit, Bangunan di Jalan Sei Batang Hari Dirobohkan, Kasat Pol PP Katakan Begini
Pada
akhirnya, bangunan itu hanya tinggal tulang-tulang beton bangunan dan jaringan
pipa ledeng.
Pemilik
gedung saat ini, investor miliarder Carl Icahn, belum mengumumkan rencananya
untuk real estat itu.
Wali
Kota Atlantic City, Marty Small, mengatakan, kematian kasino "bukan tentang Donald Trump. Ini bukan
tentang politik."