Ia menambahkan, sejumlah tentara dari negara-negara Eropa juga akan bergerak menuju Greenland.
"Sehingga pengerahan ini merupakan sinyal tegas kepada kekuatan besar mana pun agar tidak coba-coba mengancam Greenland," ujarnya.
Baca Juga:
Ribuan Warga Mengamuk dan Protes Keras Rencana Trump: Greenland Tidak Dijual!
Greenland sendiri merupakan wilayah otonom yang berada di bawah kedaulatan Kerajaan Denmark.
Pulau terbesar di dunia ini memiliki nilai strategis tinggi serta kekayaan sumber daya mineral yang melimpah, sehingga menarik perhatian berbagai negara besar, termasuk Amerika Serikat (AS).
Pemerintah Denmark bersama otoritas Greenland secara tegas menolak wacana penjualan pulau tersebut dan menegaskan kedaulatan Denmark atas wilayah itu.
Baca Juga:
Wow! AS Siap Bayar Warga Greenland Hingga Rp 2,6 Miliar per Orang demi Lepas dari Denmark
Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen, menyatakan bahwa negaranya tengah menyiapkan langkah-langkah untuk menjadikan kehadiran militer di Greenland bersifat jangka panjang dan lebih permanen.
"Kami sedang bergerak maju untuk memperkuat kehadiran kami di Greenland," ujarnya.
Poulsen juga memastikan bahwa kehadiran militer negara-negara anggota NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) di pulau tersebut akan terus ditingkatkan sebagai bentuk dukungan terhadap Denmark.