WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menurut laporan terbaru Badan Statistik Pusat Palestina (PCBS) yang dirilis pada Minggu (11/8/2024), konflik yang sedang berlangsung di Gaza telah mengakibatkan dampak yang signifikan terhadap populasi muda Palestina.
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa hampir seperempat korban tewas adalah kaum muda, dengan persentase yang sedikit lebih tinggi pada laki-laki dibandingkan perempuan.
Baca Juga:
Israel di Ambang Krisis: 750 Ribu Warga Desak Negosiasi Pembebasan Sandera
PCBS menyoroti bahwa mayoritas korban di Tepi Barat sejak Oktober 2023 adalah mereka yang berusia di bawah 30 tahun. Konflik ini diperkirakan akan menyebabkan penurunan drastis dalam pertumbuhan populasi Gaza, dari 2,7% pada 2023 menjadi sekitar 1% pada 2024, terutama disebabkan oleh penurunan tingkat kelahiran.
Laporan tersebut juga memproyeksikan perubahan demografis jangka panjang akibat serangan yang menargetkan anak-anak dan kaum muda. Sebelum konflik, Palestina memiliki populasi sekitar 5,6 juta orang, dengan 1,2 juta di antaranya berusia 18-29 tahun.
PCBS juga melaporkan dampak konflik terhadap sektor pendidikan, dengan ratusan mahasiswa dan pekerja pendidikan yang tewas atau terluka di Gaza dan Tepi Barat.
Baca Juga:
Pelapor PBB: Israel Targetkan Gaza dan Tepi Barat dalam Strategi Eliminasi
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.