WAHANANEWS.CO, Jakarta - Indonesia resmi melangkah ke panggung diplomasi global dengan bergabung dalam Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump, sebuah forum internasional yang diklaim akan menjadi poros baru penyelesaian konflik dunia.
Disampaikan Kementerian Luar Negeri, sambutan positif datang dari Indonesia bersama sejumlah negara Timur Tengah atas undangan Presiden Amerika Serikat untuk masuk dalam Dewan Perdamaian tersebut, Kamis (22/1/2025).
Baca Juga:
DPR Kecam Aksi Bonnie Blue, Usul Diblacklist Seumur Hidup
“Menteri Luar Negeri Republik Turkiye, Republik Arab Mesir, Kerajaan Hashemite Yordania, Republik Indonesia, Republik Islam Pakistan, Negara Qatar, Kerajaan Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab menyambut baik undangan yang disampaikan kepada para pemimpin mereka oleh Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian,” tulis Kemenlu dalam pernyataan resminya.
Selanjutnya, Indonesia dan negara-negara terkait akan menandatangani dokumen keanggotaan Dewan Perdamaian sesuai dengan ketentuan hukum dan prosedur domestik masing-masing negara.
Ditegaskan kembali oleh para menteri luar negeri, dukungan penuh diberikan terhadap inisiatif perdamaian global yang dipimpin langsung oleh Presiden Trump.
Baca Juga:
Batik, Musik, dan Diplomasi: Suasana Akrab dalam Jamuan Prabowo untuk Presiden Ramaphosa
“Dan menegaskan kembali komitmen negara mereka untuk mendukung pelaksanaan misi Dewan Perdamaian sebagai pemerintahan transisi, sebagaimana dimuat dalam Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza dan didukung oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803,” bunyi pernyataan tersebut.
Dijelaskan dalam resolusi itu, tujuan utamanya adalah mengonsolidasikan gencatan senjata permanen, mendorong rekonstruksi Gaza, serta memajukan perdamaian yang adil dan berkelanjutan berbasis hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara sesuai hukum internasional.
“Sehingga membuka jalan bagi keamanan dan stabilitas bagi semua negara dan rakyat di kawasan tersebut,” lanjut pernyataan itu.