Dilansir AFP pada Kamis (25/6/2026), Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, melaporkan sedikitnya 164 orang tewas akibat bencana tersebut.
Rodriguez juga menyebut lebih dari 970 orang mengalami luka-luka dalam gempa kembar yang mengguncang negara itu.
Baca Juga:
Demi Percepatan 100 Giga Watt PLTS dan Keamanan Konsumen Listrik, ALPERKLINAS Dorong Pemerintah Bangun Lampu Jalan Seluruh Daerah dengan Tenaga Surya
Negara bagian La Guaira di bagian utara Caracas menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak.
Di Catia La Mar, La Guaira, sejumlah bangunan runtuh dan membuat warga kehilangan tempat tinggal serta anggota keluarga.
“Kami tidak punya apa-apa, saat ini kami tidak punya apa-apa, bahkan kekuatan atau keberanian untuk masuk ke sana, bayangkan saja,” kata Larry Rojas.
Baca Juga:
Satu Bulan Kasus Penganiayaan Dilapor ke Polres Dairi, Pelaku Masih Berkeliaran
Larry Rojas yang berusia 49 tahun menyampaikan hal itu kepada AFP saat berdiri di depan bangunan runtuh tempat keluarganya terjebak.
Kota pesisir Catia La Mar dilaporkan mengalami pemadaman listrik setelah gempa mengguncang wilayah tersebut.
Banyak penduduk memilih bertahan di jalanan sepanjang malam karena takut kembali ke rumah yang rusak.