WahanaNews.co | Jumlah
korban tewas akibat serangan bom di bandara Kabul, Afghanistan, dilaporkan
lebih dari 170 orang. Selain itu, terdapat 200 orang yang terluka.
Baca Juga:
Ngeri! Bom Bunuh Diri di Acara Maulid Nabi Tewaskan 57 Warga Pakistan
Seperti dilansir CNN, Jumat (27/8/2021), seorang pejabat
Kementerian Kesehatan Masyarakat Afghanistan mengatakan ada lebih dari 170 jiwa
yang meninggal.
Namun dia belum merinci soal siapa saja korban yang tewas
akibat serangan bom tersebut. Disebutkan banyak wanita dan anak-anak yang
menjadi korban.
Pejabat tersebut menambahkan, ada 200 orang terluka akibat
peristiwa tersebut. Para korban terluka mengalami trauma dan syok.
Baca Juga:
Bom Bunuh Diri Meledak Peshawar Pakistan
Markas Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau
sering disebut Pentagon meyakini hanya satu pembom bunuh diri yang melakukan
serangan mematikan di bandara Kabul. Pentagon mengoreksi penilaian sebelumnya
yang menyebut bahwa ada dua pembom dan dua ledakan terpisah.
"Kami tidak percaya bahwa ada ledakan kedua di atau di
dekat hotel Baron, bahwa itu adalah bom bunuh diri," kata Jenderal Hank
Taylor seperti dilansir AFP, Jumat (27/8).
Kemarin, Pentagon mengkonfirmasi bahwa 13 tentara AS tewas
dan 18 terluka dalam serangan di dekat bandara Kabul.