Caro Quintero alias Rafa menjadi buronan dengan imbalan US$ 20 juta ditetapkan untuk dirinya. FBI menyebut Caro Quintero 'sangat berbahaya'. Dia dituduh ikut mendirikan kartel narkoba Guadalajara, yang kini sudah bubar', dan saat ini mengelola cabang kartel narkoba Sinaloa yang terkenal.
Menanggapi penangkapan itu, Departemen Kehakiman AS menyampaikan terima kasih kepada otoritas Meksiko.
Baca Juga:
Viral Patung Bunda Maria Menangis, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Departemen Kehakiman AS juga mengonfirmasi rencana untuk mengupayakan ekstradisi Caro Quintero ke wilayahnya.
"Tidak ada tempat persembunyian bagi siapa saja yang menculik, menyiksa dan membunuh penegak hukum Amerika," tegas Jaksa Agung Merrick Garland dalam pernyataannya. [rsy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.