"Pertama, rencana infrastruktur terintegrasi untuk efisiensi pembiayaan. Kedua, skema inovatif untuk masuk ke pasar modal global dan mengundang pihak swasta untuk berperan dalam membangun infrastruktur. Ketiga, menerapkan kombinasi infrastruktur fisik dan digital," ucap Suharso.
Selain itu, Suharso juga melangsungkan pertemuan bilateral bersama Komisioner Uni Eropa untuk Kemitraan Internasional Jutta Urpilainen.
Baca Juga:
Ketua DPRD provinsi Jambi Rapat dengan Kemendakri Angkat Persoalan Gaji Guru Honorer
Sebagai pemegang Presidensi G20 2022, kata Suharso, Indonesia turut mengundang Jerman untuk hadir dalam Pertemuan Tingkat Menteri Pembangunan di Belitung, Provinsi Bangka Belitung pada 7-9 September 2022.
"Ini akan menjadi saat yang tepat bagi anggota G20 untuk menentukan hasil nyata dan proyek kerja sama yang dapat diterapkan, dan akan didukung oleh G7 untuk mendukung negara berkembang dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs) dan dalam mewujudkan komitmen global mengatasi perubahan iklim," ujar Suharso.[gab]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.