WAHANANEWS.CO, Jakarta - Fenomena langit berwarna merah darah yang terjadi di Australia Barat baru-baru ini sukses menyita perhatian publik dan menjadi perbincangan luas di media sosial.
Banyak warganet membagikan foto dan video yang memperlihatkan suasana langit yang tidak biasa, bahkan tampak dramatis dan menyerupai adegan dalam film.
Baca Juga:
Petugas Satwa Gerebek Peternakan Kecoa Ilegal Rp2,5 Miliar, 100 Ribu Ekor Disita
Peristiwa alam ini diketahui merupakan dampak dari Siklon Tropis Narelle yang membawa partikel debu dalam jumlah besar ke lapisan atmosfer.
Kombinasi antara kondisi cuaca ekstrem dan debu tersebut menciptakan efek visual yang mencolok di langit.
Pada Jumat, 27 Maret 2026, wilayah Shark Bay dan Pilbara mengalami perubahan warna langit yang signifikan menjadi merah pekat.
Baca Juga:
Populasinya Meledak dan Rugikan Negara, Australia Punya Cara Tak Biasa Atasi Ikan Mas
Fenomena ini membuat warga setempat merasa seperti berada di dunia yang berbeda karena tampilan langit yang sangat kontras dibandingkan kondisi biasanya.
Banyak masyarakat yang awalnya mengira fenomena tersebut merupakan hasil manipulasi visual atau efek kamera.
Namun, kenyataannya warna langit tersebut muncul secara alami akibat proses atmosfer yang dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem.