WahanaNews.co | Kanselir Jerman Angela Merkel memperkirakan, sekitar 10-40 ribu orang di Afghanistan yang bekerja untuk badan-badan pembangunan memenuhi syarat untuk dievakuasi ke Jerman.
Tentu saja jika mereka ingin pergi meninggalkan Afghanistan untuk tinggal di Jerman.
Baca Juga:
Dominasi China Berakhir, AS Kini Mitra Dagang Terbesar Jerman
Saat konferensi pers dengan Kanselir Austria Sebastian Kurz, Merkel menguraikan posisi negaranya setelah berakhirnya proses evakuasi internasional dengan sungguh-sungguh keluar dari bandara Kabul pada 15 Agustus.
Merkel mengatakan pemerintahnya sekarang fokus pada evakuasi staf lokal yang ingin melarikan diri dari Afghanistan.
Jerman memperkirakan ada "lebih dari 10 hingga 40.000 orang" yang memenuhi syarat untuk melakukan perjalanan ke Jerman jika mereka ingin meninggalkan negara itu.
Baca Juga:
Bom Nuklir Terbaru AS B61-12 di Tangan Jerman, NATO Siap Cegah Ancaman Rusia
Para staf lokal itu tetap berada di Afghanistan setelah bertugas dengan organisasi pembangunan dan bantuan.
Kanselir Jerman tidak memperkirakan berapa banyak individu dalam kelompok itu yang mungkin benar-benar mencari perlindungan di negaranya.
"Tidak ada yang mengambil keputusan untuk meninggalkan rumah mereka dengan mudah," papar Merkel, dengan menunjukkan pemerintahnya akan siap membantu mereka.