"Pemeriksaan forensik sedang dilakukan untuk memastikan asal-usul jenazah serta kemungkinan adanya pelanggaran hukum atau prosedur," jelas pihak kepolisian.
Lokasi penemuan langsung diamankan oleh aparat, dengan melibatkan berbagai unit khusus termasuk tim ahli pembunuhan untuk mendalami kasus tersebut.
Baca Juga:
Sebutan "Bodat", Ketua DPRD Dairi Disomasi Kepala SD
Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh aspek hukum dan kemungkinan keterlibatan pihak tertentu dapat diungkap secara transparan.
Di negara kawasan Karibia tersebut, pembuangan jenazah manusia secara tidak semestinya dapat dikategorikan sebagai tindak pidana serius.
Komisaris Polisi Allister Guevarro turut angkat bicara dan menyebut temuan ini sebagai peristiwa yang sangat mengerikan.
Baca Juga:
Daftar Password Paling Mudah Dibobol, Banyak yang Masih Digunakan
"Setiap jenazah harus ditangani dengan bermartabat dan sesuai hukum, dan setiap individu atau lembaga yang terbukti melanggar akan dimintai pertanggungjawaban," tegasnya.
Kasus ini juga terjadi di tengah meningkatnya kejahatan terorganisir di Trinidad dan Tobago dalam beberapa tahun terakhir.
Pemerintah sebelumnya bahkan menetapkan keadaan darurat pada Desember 2024 untuk merespons meningkatnya kekerasan geng.