Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba mengatakan, sementara Moskow belum memerintahkan serangan terhadap tetangganya, “Kiev sudah menderita secara ekonomi dan menjadi lebih lemah karena kepanikan yang menyebar ke masyarakat.”
Pada akhir Januari, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kepada warga dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa risiko invasi tidak meningkat.
Baca Juga:
Dukungan AS Retak? Trump dan Zelenskyy Bertikai, Rusia Bersorak
“Ada lebih banyak promosi sensasional tentang itu sekarang,” ujar dia.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Ukraina Alexey Danilov juga berusaha mengecilkan ancaman tersebut. "Penumpukan pasukan Rusia tidak secepat yang diklaim beberapa pihak," papar dia. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.