Dewan kota menyebut ancaman kali ini jauh lebih serius dibandingkan peristiwa serupa pada 2021, ketika gelombang setinggi sekitar 6,5 meter merusak banyak rumah di Breaker Bay.
Pada Selasa itu, gelombang yang masuk ke Pelabuhan Wellington terukur mencapai 11 meter berdasarkan data resmi badan meteorologi Selandia Baru, MetService.
Baca Juga:
Dugaan Penganiayaan di Soban Dairi, Polisi Wawancara Saksi
Kondisi di Island Bay juga memburuk setelah embusan angin sangat kuat membuat dua perempuan terjatuh saat gelombang laut menyapu hingga ke badan jalan.
Peristiwa tersebut terlihat oleh seorang jurnalis AFP yang berada di lokasi saat air laut naik ke jalan raya dan angin kencang menerjang kawasan pesisir.
Dampak cuaca ekstrem tidak hanya dirasakan di permukiman pesisir, tetapi juga mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Wellington.
Baca Juga:
Diduga Gunakan Surat Palsu untuk Provokasi Warga, Mantan Terpidana Dilapor Ke Poldasu
Sejumlah penerbangan terpaksa dibatalkan setelah kecepatan angin di area bandara tercatat mencapai 128 kilometer per jam.
Kencangnya angin bahkan membuat sebuah pesawat kecil milik maskapai lokal Golden Bay Air terguling ke samping saat sedang diparkir di bandara.
Pesawat tersebut dalam kondisi kosong tanpa penumpang ketika diterpa tiupan angin kuat hingga posisinya bergeser dan terguling.