WAHANANEWS.CO - Pangeran Andrew dilaporkan mengalami insiden mencekam setelah diterjang dan ditodong senjata oleh pria bertopeng saat sedang berjalan-jalan bersama anjing peliharaannya di dekat Sandringham Estate, Inggris.
Laporan The New York Times menyebut insiden tersebut terjadi ketika adik Raja Charles III itu tinggal sementara di Sandringham Estate selama sekitar satu bulan terakhir.
Baca Juga:
Rutan Sidikalang Tegaskan Komitmen Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
Peristiwa itu terjadi di tengah status kerajaan Pangeran Andrew yang telah dicabut akibat skandal hubungan dirinya dengan Jeffrey Epstein.
Polisi kemudian menangkap seorang pria tak dikenal setelah menerima laporan adanya sosok yang berperilaku mengintimidasi di wilayah Wolferton.
Pria yang identitasnya masih dirahasiakan tersebut ditangkap atas dugaan pelanggaran ketertiban umum dan kepemilikan senjata berbahaya.
Baca Juga:
BMKG Prediksi Hujan Mulai Berkurang, Cuaca Indonesia Makin Panas
Ia kemudian dibawa ke Pusat Investigasi Kepolisian King's Lynn untuk menjalani pemeriksaan dan penahanan.
Pihak kepolisian sejauh ini belum memberikan rincian lebih lanjut terkait jenis senjata maupun motif pelaku.
Namun, The Telegraph yang pertama kali melaporkan kejadian itu menyebut pelaku mengenakan masker balaclava mirip ninja dan berlari ke arah Pangeran Andrew sambil berteriak.
Menurut laporan tersebut, Pangeran Andrew berhasil selamat karena saat kejadian dirinya didampingi pengawal pribadi.
Mereka kemudian segera masuk ke dalam mobil dan meninggalkan lokasi untuk menghindari situasi yang semakin berbahaya.
Hingga kini, pihak juru bicara Pangeran Andrew belum memberikan komentar terkait insiden tersebut.
Pangeran Andrew diketahui tinggal di Sandringham Estate setelah diminta meninggalkan Royal Lodge di Windsor menyusul mencuatnya kembali kasus Jeffrey Epstein.
Andrew sebelumnya dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap Virginia Giuffre yang disebut menjadi korban perdagangan seks Epstein saat masih berusia 17 tahun.
Tuduhan itu diungkap Giuffre dalam memoarnya yang diterbitkan setelah kematiannya.
Virginia Giuffre diketahui meninggal dunia akibat bunuh diri pada April 2025 di usia 41 tahun.
Setelah skandal tersebut mencuat, Kerajaan Inggris mencabut berbagai gelar kehormatan Pangeran Andrew dan mengeluarkannya dari lingkungan Kastil Windsor.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]