Dalam kurun waktu tersebut, pelaku membakar bangunan warga dan menembaki penduduk yang berusaha melarikan diri untuk menyelamatkan diri.
Kesaksian pilu juga datang dari warga setempat, Abdullahi Sani (41), yang kehilangan tiga anggota keluarganya dalam tragedi tersebut.
Baca Juga:
BKSAP DPR dan MUI Perkuat Sinergi, Siapkan Konferensi Dukungan untuk Palestina pada Agustus 2026
"Tidak ada yang tidur kemarin, kami semua kesakitan," katanya.
Sani mengungkapkan, sehari sebelum serangan terjadi, warga sebenarnya telah melaporkan pergerakan mencurigakan lebih dari 150 sepeda motor yang membawa pria bersenjata kepada aparat keamanan dan otoritas setempat.
Namun, menurutnya, peringatan tersebut tidak mendapat respons yang memadai sehingga serangan tidak dapat dicegah.
Baca Juga:
Ilmuwan Muslim Dunia Diganjar Mustafa Prize, Febriansyah Ingatkan Peran Generasi Muda Indonesia
Peristiwa ini kembali menyoroti tantangan keamanan yang dihadapi Nigeria, khususnya di wilayah barat laut yang kerap dilanda aksi kelompok bersenjata.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.