Ia juga menyarankan masyarakat menghemat penggunaan daya baterai perangkat komunikasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pemadaman listrik atau gangguan jaringan.
Menurutnya, KBRI Tokyo terus menjalin komunikasi dengan komunitas WNI yang berada di Kumamoto dan wilayah sekitarnya.
Baca Juga:
Damar Tetuko Harimurti Raih Emas di Fujinomiya Open, Indonesia Tembus Peringkat Dunia
Koordinasi juga dilakukan secara berkelanjutan bersama pemerintah dan otoritas Jepang guna memperoleh perkembangan terbaru mengenai dampak gempa serta kondisi warga Indonesia di lokasi terdampak.
"KBRI Tokyo terus memantau kondisi warga Indonesia yang terdampak dengan bekerja sama dan berkomunikasi dengan segenap komunitas WNI di Kumamoto dan sekitarnya. Koordinasi dengan otoritas Jepang terkait khususnya di wilayah Prefektur Kumamoto juga terus dilakukan," ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, KBRI Tokyo bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka akan terus memonitor perkembangan situasi pascagempa.
Baca Juga:
Perkenalkan Budaya Indonesia, Melliza Xaviera Jadi 3rd Runner Up Miss International 2025
Seluruh WNI yang mengalami dampak maupun membutuhkan bantuan konsuler diminta segera menghubungi hotline KBRI Tokyo atau KJRI Osaka agar dapat memperoleh penanganan dan pendampingan secepat mungkin.
KBRI juga mengingatkan seluruh WNI untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta hanya mengandalkan informasi resmi dari Japan Meteorological Agency (JMA), pemerintah Jepang, maupun perwakilan resmi Republik Indonesia di Jepang selama proses penanganan pascagempa berlangsung.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.