Kendati FARC
memiliki beberapa kelompok yang berbasis di perkotaan, strategi dan basis utama
mereka adalah organisasi gerilya pedesaan.
Sementara itu, JEP merupakan
pengadilan yang dibentuk berdasarkan kesepakatan damai pemerintah dengan FARC
pada 2016.
Baca Juga:
Indonesia Takkan Diamkan Ancaman Kemanusiaan Kapal Selam Nuklir
Tujuan JEP adalah menyelidiki kejahatan dan kekejaman yang dilakukan selama konflik.
Ia memiliki kekuatan untuk menjatuhkan
hukuman yang lebih ringan daripada sistem peradilan biasa.
Mantan pemimpin FARC, yang membentuk
Partai Comunes, mengatakan bahwa perekrutan anak di bawah umur bukanlah
kebijakan umum.
Baca Juga:
China Ancam Serbu Taiwan, Dampaknya Bisa Lebih Dahsyat dari Perang di Ukraina
Banyak dari mereka yang masuk barisan
demi perlindungan atau untuk keluar dari kemiskinan. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.