WahanaNews.co | Dalam memoarnya, Pangeran Harry mengakui bahwa dia pernah mengonsumsi kokain, ganja, hingga jamur ajaib/halusinogen.
Harry bahkan blak-blakan menyebut bahwa obat psikedelik memungkinkannya untuk melihat "kebenaran".
Baca Juga:
Menteri Imipas Sebut Hingga Kini Tak Ada Pembahasan Pemulangan Reyhnard & Hambali
Dilansir dari Telegraph, Pangeran Harry menulis di buku memoar terbarunya, "Spare", bahwa dia menggunakan zat psikedelik untuk kesenangan maupun terapi selama bertahun-tahun.
Dia merokok ganja di tamannya di Istana Kensington dan di Eton.
Di bawah pengaruh substansi itu, Harry dapat melihat ada dunia lain. Harry mengeklaim bahwa obat-obatan telah membantunya melarikan diri dan mendefinisikan ulang realitas.
Baca Juga:
PLN Bersama SKK Migas Gandeng University of Dundee Gelar Public Lecture, Kolaborasi Untuk Transisi Energi
Harry juga mengungkapkan bahwa setelah obat-obatan habis, dia masih bisa melihat dunia lain yang sama nyatanya dan dua kali lebih indah.
“Hanya kebenaran yang ada,” tulisnya, melansir dari Kompas.com.
Pada Januari 2016, Harry mengaku pergi ke California dengan teman-temannya dan mendapati dirinya mabuk tequila dan mengonsumsi jamur ajaib.
Dia memaparkan bagaimana saat mulai berhalusinasi dan mengungkapkan bahwa dia mencoba kokain di rumah pedesaan temannya ketika masih remaja.
Semua pengakuan gila itu terangkum dalam buku kontroversialnya, "Spare". [rna]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.