Mereka menegaskan bahwa pesawat jatuh di kawasan terpencil dan tidak berpenghuni, sehingga tidak menimbulkan korban di darat.
Tim penyelamat dan unit pencarian langsung dikerahkan untuk memastikan evakuasi dan pengamanan area jatuhnya pesawat.
Baca Juga:
Medvedev Sebut Dunia Kian Berbahaya, Rusia Tegaskan Tak Ingin Konflik Global
Hingga Rabu pagi (10/12/2025), proses identifikasi korban masih berlangsung.
Langkah itu dilakukan bersamaan dengan investigasi yang menelusuri kemungkinan penyebab kecelakaan, termasuk faktor teknis, cuaca, hingga potensi kesalahan prosedur.
Antonov AN-22 sendiri dikenal sebagai salah satu pesawat kargo terbesar yang sudah beroperasi sejak tahun 1965.
Baca Juga:
Polemik Nama Negara, Lavrov Pertanyakan Makna “Great” pada Inggris
Ivanovo, lokasi jatuhnya pesawat, berada sekitar 200 kilometer di sebelah timur Moskwa.
Sejauh ini, belum ditemukan indikasi bahwa kejadian ini berkaitan dengan konflik Rusia-Ukraina.
Meski demikian, insiden serupa memang semakin sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir, terutama yang melibatkan peralatan militer Rusia yang sudah menua atau mengalami intensitas penggunaan tinggi.