WahanaNews.co | Rusia dilaporkan telah merencanakan pemakaman massal darurat, yang diyakini sebagai persiapan negara itu untuk menyerang Ukraina.
Rencana itu dilaporkan muncul setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin berusaha menginvasi Ukraina pada 2022 mendatang.
Baca Juga:
AS-Iran Akhiri Perang, Meski Selat Hormuz Siap Dibuka RI Beli Minyak dari Rusia
Diberitakan lebih dari 175.000 tentara Rusia terdeteksi berada di perbatasan Ukraina.
Diwartakan oleh media Rusia, MK dilansir dari The Sun, kuburan massal itu dibangun sebagai prioritas setelah diduga muncul dalam dokumen hukum yang bocor.
Pemakaman tersebut diharapkan bisa mulai digunakan pada 1 Februari.
Baca Juga:
AS Bakar Rp1.245 Triliun untuk Senjata Nuklir, Angkanya Kalahkan Gabungan 8 Negara
Situs pemakaman massal itu dilaporkan bakal menampung masing-masing 100 mayat, dan akan digunakan bersama dengan fasilitas mengkremasi tubuh prajurit.
Persiapan itu terungkap setelah Rusia mengklaim bahwa tentara hanya dibentuk untuk membela diri.
Selain itu, mereka menegaskan tak akan secara aktif memilih jalur konfrontasi.