WAHANANEWS.CO - Niat hati terbang tiga jam menuju Amerika Tengah, seorang penumpang justru terdampar ribuan kilometer jauhnya setelah tanpa sadar menaiki pesawat yang salah dan mendarat di Jepang.
Seorang penumpang maskapai Amerika Serikat (AS), United Airlines, dibuat sangat terkejut ketika mendapati dirinya berada di lokasi yang berjarak puluhan ribu kilometer dari tujuan semula karena tanpa sengaja menaiki penerbangan yang keliru.
Baca Juga:
Polisi Bongkar Jaringan Internasional Vape Narkoba di Tanjung Priok, 4 Orang Ditangkap
Penumpang yang tidak disebutkan namanya itu, seperti dilaporkan Daily Mail pada Rabu (11/2/2026), awalnya hendak terbang dari Los Angeles menuju Managua, Nikaragua, di kawasan Amerika Tengah, dengan transit di Houston, Texas, namun secara tidak sengaja justru berakhir di Tokyo, Jepang.
Ia baru menyadari ada yang tidak beres ketika durasi penerbangan yang seharusnya hanya sekitar tiga jam berubah menjadi enam jam, sehingga ia bertanya kepada pramugari mengenai alasan lamanya perjalanan tersebut.
Namun situasi sudah terlambat karena penumpang laki-laki itu telah mendarat di Bandara Haneda, Tokyo, padahal jarak antara Managua dan Tokyo mencapai sekitar 8.000 mil atau setara 12.874 kilometer.
Baca Juga:
Richard Lee Dicekal ke Luar Negeri, Polda Metro Siapkan Pemanggilan
Menurut laporan The Traveler, penumpang tersebut diminta tetap berada di dalam pesawat sementara staf darat dan otoritas imigrasi menangani situasi yang terjadi.
Ia kemudian harus menginap selama dua malam di sebuah hotel di Tokyo sembari menunggu maskapai mencarikan solusi untuk menerbangkannya kembali ke tujuan awalnya.
Penyebab bagaimana penumpang tersebut bisa menaiki pesawat yang salah hingga kini belum diketahui secara pasti.
Juru bicara United Airlines menyampaikan kepada Daily Mail bahwa pihaknya telah menghubungi tim United Airlines di Los Angeles untuk menyelidiki insiden tersebut sekaligus mengganti biaya yang ditanggung oleh penumpang.
"Kami menindaklanjuti dengan pihak bandara untuk memahami bagaimana hal ini bisa terjadi, menghubungi langsung pelanggan tersebut untuk meminta maaf atas apa yang dialaminya, dan menawarkan kredit perjalanan dan penggantian biaya," kata juru bicara tersebut.
Diketahui tiket penerbangan menuju Managua yang dibeli penumpang itu seharga US$ 655 atau sekitar Rp 10,9 juta.
Menurut laporan Fox News, pada awalnya United Airlines menawarkan kredit perjalanan sebesar US$ 300 sebagai bentuk permintaan maaf, namun kemudian jumlah tersebut dinaikkan menjadi US$ 1.000 setelah muncul kritik terkait besarnya biaya yang harus dikeluarkan penumpang selama tertahan di Tokyo.
Meski demikian, juru bicara United Airlines kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan penumpang terhadap detail penerbangan yang akan dinaiki.
"Kami selalu menyarankan pelanggan untuk memantau papan pemberitahuan di gate dan pengumuman boarding untuk memastikan pesawat yang mereka naiki menuju ke tujuan yang diinginkan," ujarnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]