“Tadi dalam pembicaraan sempat diangkat, bahwa Slowakia adalah salah satu negara yang memiliki kapasitas bukan saja pengembangan PLTN. Tapi, mereka punya spesifik kapasitas untuk safeguard (melindungi-red),” ujar Dirjen Amerop Kemlu RI memaparkan.
Grata juga mengungkapkan bahwa Slowakia memiliki keahlian khusus dalam isu penonaktifan PLTN, yang menjadi salah satu aspek krusial dalam pengembangan energi nuklir.
Baca Juga:
Kolaborasi BPJS Kesehatan dan BRIN Dorong Kebijakan JKN Berbasis Data
Menurutnya, tidak banyak negara, termasuk di kawasan Eropa, yang memiliki kapasitas dan pengalaman memadai dalam proses penutupan PLTN secara aman.
“Orang bilang membangun PLTN mudah, tapi menutup PLTN itu tantangannya berbeda, karena isu safeguard, isu limbah, dan isu safety (keamanan). Begitu PLTN tutup itu menjadi salah satu isu penting dan tidak semua negara memiliki, bahkan di Eropa memiliki kapasitas penonaktifan, jadi ini akan kita bahas menjadi salah satu,” ucap Dirjen Grata.
Lebih lanjut, dalam pertemuan bilateral tersebut, Indonesia dan Slowakia juga sepakat untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor prioritas.
Baca Juga:
PSSI Resmi Hentikan Kerja Sama dengan Indra Sjafri Usai Timnas U-22 Gagal ke Semifinal SEA Games
Kedua negara berkomitmen meningkatkan hubungan bilateral menuju kemitraan strategis serta saling mendukung peran dan kiprah masing-masing di berbagai forum regional maupun global.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.