Ditegaskannya, dampak upaya menggulingkan rezim Maduro tidak berhenti di luar negeri, melainkan merembet ke kehidupan warga New York.
“Menyerang negara berdaulat secara sepihak adalah tindakan perang dan pelanggaran hukum federal dan internasional,” kata Mamdani dalam pernyataannya.
Baca Juga:
Delcy Rodríguez Resmi Jabat Presiden Sementara Venezuela Usai Maduro Ditangkap AS
“Upaya terang-terangan untuk menggulingkan rezim ini tidak hanya memengaruhi mereka yang berada di luar negeri, tetapi juga berdampak langsung pada warga New York, termasuk puluhan ribu warga Venezuela yang menyebut kota ini sebagai rumah mereka,” ujarnya.
“Fokus saya adalah keselamatan mereka dan keselamatan setiap warga New York, dan pemerintahan saya akan terus memantau situasi dan mengeluarkan panduan yang relevan,” lanjut Mamdani.
Dikonfirmasi Jaksa Agung Amerika Serikat Pamela Bondi, Maduro dan Flores resmi didakwa di Distrik Selatan New York.
Baca Juga:
Operasi Dalam Rezim, Ada Jejak Manuver Senyap di Balik Jatuhnya Maduro
Didakwakan terhadap Maduro, konspirasi terorisme narkoba, konspirasi impor kokain, kepemilikan senapan mesin dan bahan peledak, serta konspirasi kepemilikan senjata untuk melawan Amerika Serikat.
“Mereka akan segera menghadapi murka keadilan Amerika sepenuhnya di tanah Amerika di pengadilan Amerika,” kata Bondi.
“Terima kasih kepada Presiden Trump karena memiliki keberanian untuk menuntut pertanggungjawaban atas nama rakyat Amerika, dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada militer pemberani kita yang telah melakukan misi luar biasa dan sangat sukses untuk menangkap dua terduga pengedar narkoba internasional ini,” ujarnya.