“Kami mendengar sekitar 20 hingga 25 suara yang terdengar seperti kembang api, tetapi itu adalah tembakan, kemudian semua orang mulai berlari,” ujar turis asal Kanada Reid Adrian.
Kepanikan juga menjalar hingga ke area dalam Gedung Putih ketika para jurnalis yang sedang berada di halaman utara diperintahkan aparat untuk segera berlari menuju ruang konferensi pers demi alasan keamanan.
Baca Juga:
Kecot Rampok Teman Kencan di Tangerang, Hasil Penjualan Mobil Dipakai Main Judol
Koresponden ABC News, Selina Wang, bahkan sempat merekam momen dramatis saat dirinya harus merunduk di atas tanah ketika suara tembakan terus terdengar.
“Kedengarannya seperti puluhan tembakan,” tulis Wang melalui akun X miliknya.
Pasca-insiden berdarah tersebut, aparat kepolisian bersama pasukan Garda Nasional langsung menutup total akses jalan menuju Gedung Putih guna mengamankan situasi dan mendukung proses investigasi.
Baca Juga:
FKBI Nilai Permintaan Maaf PLN Usai Black Out Sumbagut Bentuk Tanggung Jawab Publik
Federal Bureau of Investigation atau FBI kini turut diterjunkan ke lapangan untuk membantu Secret Service mengungkap motif di balik aksi penembakan tersebut.
“FBI berada di lokasi kejadian dan mendukung Dinas Rahasia dalam menanggapi tembakan yang terjadi di dekat halaman Gedung Putih,” tegas Direktur FBI Kash Patel melalui unggahan di media sosial X.
Hingga saat ini, pihak Secret Service masih terus mengumpulkan informasi mendalam terkait identitas pelaku dan kemungkinan latar belakang aksi bersenjata tersebut.