WAHANANEWS.CO, Jakarta - Suasana mencekam pecah di sekitar Gedung Putih ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah petugas Secret Service hingga memicu baku tembak berdarah yang menewaskan pelaku dan melukai seorang warga sipil, Sabtu (23/5/2026) malam.
Insiden tersebut terjadi saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan sedang berada di dalam Gedung Putih untuk mematangkan negosiasi kesepakatan dengan Iran.
Baca Juga:
Kecot Rampok Teman Kencan di Tangerang, Hasil Penjualan Mobil Dipakai Main Judol
Korban sipil yang ikut terkena tembakan langsung dilarikan ke rumah sakit, meski hingga kini pihak otoritas belum mengungkap detail kondisi kesehatannya.
Berdasarkan keterangan resmi Secret Service, pelaku bersenjata mendekati pos pemeriksaan keamanan di sisi barat kompleks Gedung Putih sebelum akhirnya melepaskan tembakan ke arah petugas yang berjaga.
Disebutkan seorang pejabat senior pemerintahan kepada pembawa acara Fox News Bret Baier, pelaku sempat menembakkan senjatanya sebanyak tiga kali sebelum akhirnya dilumpuhkan aparat keamanan.
Baca Juga:
FKBI Nilai Permintaan Maaf PLN Usai Black Out Sumbagut Bentuk Tanggung Jawab Publik
“Petugas polisi Secret Service membalas tembakan, mengenai tersangka, yang kemudian dibawa ke rumah sakit setempat, di mana ia kemudian tewas,” tulis pernyataan resmi Secret Service yang dikutip AFP, Minggu (24/5/2026).
Meski sempat memicu kepanikan luar biasa di sekitar kawasan Gedung Putih, aparat memastikan pelaku tidak berhasil menembus perimeter utama pertahanan kompleks kepresidenan Amerika Serikat tersebut.
Sejumlah saksi mata menggambarkan suasana kacau ketika rentetan suara tembakan mulai terdengar di sekitar lokasi kejadian.