Di wilayah Pskov, yang berada di sebelah selatan St. Petersburg, gubernur setempat mengatakan lebih dari 30 drone berhasil ditembak jatuh dalam semalam.
Meski sebagian besar berhasil dicegat, serangan tetap menyebabkan kerusakan ringan dan korban luka, termasuk di sebuah pabrik di Kota Velikiye Luki.
Baca Juga:
Iran Hantam Fasilitas Gas Terbesar Dunia di Qatar, Dampaknya Bisa Bertahun-tahun
Adapun di tengah meningkatnya perang drone, perang informasi antara kedua negara juga terus berlangsung.
Zelensky membantah klaim militer Rusia yang menyebut pasukan Moskow telah berhasil merebut Kota Kostiantynivka di Ukraina timur.
Sebelumnya, militer Rusia melaporkan kepada Presiden Putin bahwa kota tersebut telah berada di bawah kendali mereka. Kostiantynivka merupakan target penting yang sejak lama ingin direbut Kremlin dalam upayanya menguasai seluruh Wilayah Donetsk.
Baca Juga:
Debat Panas Ahok vs Wa Ode di Ruang Sidang Bikin Hakim Turun Tangan
Namun Zelensky menegaskan klaim tersebut tidak benar. "Tentu saja itu tidak benar. Itu hanyalah kebohongan Rusia lainnya, sebuah upaya untuk menciptakan semacam berita," tulis Zelensky di platform X.
Ia bahkan menyindir Putin terkait klaim tersebut.
"Jika Kostiantynivka benar-benar berada di bawah kendali Rusia, mungkin Putin tidak akan memiliki masalah untuk bertemu dengan saya di sana guna mencari jalan diplomatik untuk akhirnya mengakhiri perang ini," katanya.