Rodriguez juga meminta warga memanfaatkan aplikasi resmi pemerintah bernama VenApp untuk melaporkan orang hilang dan kerusakan bangunan.
Aplikasi itu selama ini digunakan sebagai kanal laporan warga terkait orang hilang, kerusakan rumah, dan bangunan lain setelah bencana.
Baca Juga:
Purbaya Tegaskan Sidak Bukan Hambat Usaha, Tapi Jaga Persaingan Sehat
Namun, penggunaan VenApp kembali memicu sorotan karena rekam jejaknya dinilai kontroversial.
Berdasarkan laporan El Nacional, VenApp pernah dikaitkan dengan mekanisme kontrol sosial dan politik oleh pemerintah Venezuela.
Aplikasi tersebut pertama kali diluncurkan pemerintah Venezuela pada 2022 sebagai portal aduan dan masukan warga.
Baca Juga:
Mahfud: Jika Tahu Siapa yang Bayar Demo, Sebutkan ke Publik
Menurut data Amnesty International, pada 2024 aplikasi itu kemudian dialihfungsikan oleh mantan Presiden Nicolas Maduro untuk mengumpulkan laporan terkait pengunjuk rasa anti-pemerintah.
Rekam jejak tersebut membuat lembaga pemantau hak asasi manusia menyoroti risiko penggunaan VenApp di tengah situasi darurat.
Aplikasi VenApp juga disebut telah dihapus dari toko aplikasi resmi Google Play Store dan Apple iOS App Store.