2. Melawan bakteri jahat
Ada lebih dari 100 triliun jenis bakteria yang ada di dalam saluran pencernaan. Tidak hanya bakteria saja, namun ada juga banyak mikroorganisme yang ditemukan.
Baca Juga:
Belasan Nakes Pilih Tetap Bekerja Meski Tanpa Digaji Usai Dipecat Bupati Taput, Ini Alasannya
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. David S. Ludwig dari Universitas Kedokteran Harvard, bakteria dan mikroorganisme yang ada di dalam saluran pencernaan memiliki peran penting untuk membentuk kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan yang mungkin terjadi.
Namun, tidak semua bakteria dan mikroorganisme yang ada di dalam saluran pencernaan bersifat baik karena ada juga patogen yang membuat badan menjadi sakit.
Melansir Cleveland Clinic, bakteria baik yang ditemukan dari makanan fermentasi akan melawan bakteri buruk yang ada di dalam tubuh.
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
Makanan fermentasi akan mengeluarkan protein antimikroba yang berguna untuk membunuh bakteri jahat. Tidak hanya itu saja, bakteri baik ini juga mencukupi kebutuhan makanan dan menyehatkan dinding usus.
3. Menambah asupan vitamin
Melansir Healthline, ada beberapa jenis vitamin yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh dan dibutuhkan asupan vitamin lain, seperti dari makanan dan dari suplemen.