WahanaNews.co | Pemerintah Amerika Serikat akan menghilangkan persyaratan hasil tes swab negatif Covid-19 sebelum keberangkatan di seluruh Bandara Internasional untuk pengunjung.
Kebijakan ini akan mulai efektif dilakukan pada Minggu (12/6/2022) lusa setelah melakukan koordinasi dengan maskapai penerbangan serta pihak terkait lainnya.
Baca Juga:
Spanyol Wajibkan Pelaku Perjalanan dari China untuk Tes Covid-19
Dilansir dari Reuters, kebijakan ini dilakukan oleh Departemen Kesehatan dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika.
CDC menetapkan tes Covid-19 sebelum keberangkatan sudah tidak lagi dibutuhkan berdasarkan riset dan data yang dilakukan sejak pandemi berlangsung.
Namun, kebijakan ini akan dievaluasi kembali dalam 90 hari.
Baca Juga:
Hari Pertama Kerja, Pegawai Pemkot Depok Jalani Swab Antigen
Pengumuman kebijakan ini dilakukan tepat sebelum masa liburan musim panas yang biasanya memecahkan rekor jumlah penumpang pesawat setiap tahunnya.
Kebijakan ini dikeluarkan setelah berbagai maskapai mengeluhkan minimnya jumlah penumpang akibat warga masyarakat yang takut mendapat hasil positif usai tes swab Covid-19.
Diketahui, persyaratan wajib melakukan tes swab Covid-19 sebelum keberangkatan dengan hasil negatif ini sudah ditetapkan sejak Desember.
“Jika ada urgensi untuk mengevaluasi kembali persyaratan tes (Covid-19) sebelum keberangkatan—termasuk dengan resiko varian baru—CDC akan langsung bergerak cepat,” ujar CDC dikutip dari Reuters, Jumat (10/6/2022).
Sejalan dengan AS, sebagian negara di Eropa bahkan sudah menghilangkan persyaratan tes swab Covid-19 sebelum keberangkatan pesawat.
Namun, AS masih mendesak para pengunjung non-Amerika Serikat untuk melakukan vaksin Covid-19 secara lengkap bila ingin masuk ke negaranya.
Pada April lalu, hakim federal juga meminta kepada CDC untuk menghilangkan persyaratan menggunakan masker di pesawat dan moda transportasi lainnya serta memberikan himbauan kepada seluruh staff untuk berhenti memaksa pengguna transportasi menggunakan masker.
Sementara itu, CEO Delta Airlines Ed Bastian menyebutkan kebijakan menghilangkan persyaratan tes swab Covid-19 sebelum keberangkatan akan membuat jumlah penumpang pesawat melesat.
Bastian menyebutkan Delta Airlines beroperasi sudah tidak menerapkan persyaratan tersebut di 44 dari 50 negara bagian di seluruh AS.
“Kami memprediksi kebijakan tersebut akan memicu para penumbang untuk bepergian. Memutar roda ekonomi dan memperluas ruang bisnis,” ujar Bastian. [rin]