WahanaNews.co | Kabar anak sekolah dibully kian marak belakangan ini di Indonesia. Tak banyak orang tua menyadari bahwa anak mereka dibully saat di sekolah.
Bagaimana pun, tindakan bully sangat tidak dibenarkan. Pun, tak ada orang tua yang anaknya ingin dibully seseorang.
Baca Juga:
Kasus Daycare Yogyakarta Bikin Merinding, Anak Diduga Dikunci di Kamar Mandi dan Disiksa
Jadi, sebagai orang tua pun kita perlu mengenal anak agar tak terjadi hal yang tidak menyenangkan ini.
Dilansir dari Health Hive, penelitian menunjukkan setidaknya satu dari setiap lima anak berusia di atas 12 tahun mengaku menjadi korban perundungan di sekolah.
Mereka menerima perilaku agresif dan tidak diinginkan yang berusaha mengendalikan atau menyakiti seseorang.
Baca Juga:
Waspada, Ini Ciri-ciri Ayah Toxic yang Bisa Merusak Mental Anak
Apabila seseorang mengalami pembullyan, baik secara verbal maupun non-verbal, berisiko tinggi untuk mengalami depresi dan traumatis seumur hidup.
Kecemasan yang tinggi akan membawa anak sulit untuk menjalankan hidup secara normal.
Peran orang tua begitu besar untuk mendampingi anak agar mereka tetap merasakan kenyamanan. Namun, kerap kali kebingungan dalam menghadapi situasi tersebut.