Selain obesitas, menurut dr. Pittara dalam Alodokter, banyak faktor yang dapat menyebabkan siklus pertumbuhan rambut terganggu, hingga berakibat pada rambut rontok. Rambut rontok yang terjadi secara tiba-tiba dapat terjadi akibat berbagai faktor, yaitu:
Penyakit autoimun, misalnya pada alopecia areata.
- Efek samping kemoterapi.
- Perubahan hormon, misalnya saat persalinan atau karena polycystic ovary syndrome (PCOS).
- Efek samping obat-obatan, seperti obat penekan sistem imun (imunosupresan), obat asam urat, dan obat tekanan darah tinggi.
Baca Juga:
Betulkah Kebotakan di Usia Muda karena Stres?
Jika masalah kerontokan rambut dikarenakan kelebihan berat badan atau obesitas, kamu harus menurunkan berat badan untuk mengelolanya. Bukan hanya soal rambut, tetapi juga membantu meningkatkan sirkulasi darah.
Terlibat dalam aktivitas fisik secara teratur tidak hanya membantu dalam manajemen berat badan tetapi juga meningkatkan sirkulasi darah. Hal ini sangat penting untuk memberikan nutrisi ke folikel rambut.
[Redaktur: Zahara Sitio]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.