Tak hanya itu, pada kelompok pria, kebiasaan ini juga berhubungan dengan pola makan yang lebih sehat, seperti konsumsi sayur yang lebih tinggi dan ketergantungan yang lebih rendah pada makanan berbasis biji-bijian.
Konsep Makan ala Orang Jepang
Baca Juga:
Bukan Sekadar Minum, Ini Cara Air Putih Bantu Turunkan Berat Badan
Secara konsep, hara hachi bu mirip dengan pendekatan mindful eating atau makan dengan penuh kesadaran. Pendekatan ini mendorong seseorang untuk benar-benar memperhatikan apa yang dimakan, sehingga membantu mengurangi kebiasaan makan emosional dan meningkatkan kualitas pola makan secara keseluruhan.
Menariknya, manfaatnya tidak berhenti pada angka timbangan. Pendekatan yang lebih santai dan tidak menekan ini dinilai lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang dibandingkan diet ketat.
Dengan begitu, perubahan gaya hidup sehat pun lebih berkelanjutan dan risiko berat badan kembali naik bisa ditekan.
Baca Juga:
Waspada Penyakit Setelah Lebaran, Ini Daftar dan Penyebabnya
Di sisi lain, gaya hidup modern justru sering membuat orang kehilangan kesadaran saat makan. Sekitar 70 persen orang dewasa dan anak-anak diketahui menggunakan perangkat digital saat makan.
Selain itu, kebiasaan ini juga dikaitkan dengan asupan kalori lebih tinggi dan konsumsi buah serta sayur yang lebih rendah.
"Sebagai ahli gizi, saya melihatnya sepanjang waktu. Kita menempatkan makanan di atas pedestal, terobsesi dengannya, membicarakannya, memposting tentangnya. Tetapi seringkali, kita sebenarnya tidak menikmatinya," ungkap seorang ahli, dikutip dari Scitech Daily.