WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menginstruksikan pelaksanaan skrining kesehatan jiwa ulang bagi seluruh peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) dan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).
Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi menyusul dugaan meninggalnya seorang dokter peserta internship, dr Siti Zahra Maghfira, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.
Baca Juga:
Refleksi Kasus Bigmo: Promosi dan Penjualan Vape pada Anak adalah Tindakan Kriminal
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya dokter muda tersebut.
Pemerintah juga berupaya memastikan apakah terdapat faktor-faktor yang melatarbelakangi peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan adanya persoalan kesehatan jiwa yang dialami korban.
Menkes Budi mengaku sangat prihatin atas kembali terjadinya kasus yang menimpa peserta program pendidikan dokter.
Baca Juga:
Kolaborasi UI-Tsinghua Diperkuat, Pemerintah Targetkan Vaksin Dengue Buatan Indonesia
Menurutnya, peristiwa seperti ini tidak boleh kembali terulang sehingga diperlukan langkah cepat untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
“Saya sedih sekali kenapa internship ini seperti ini. Saya sudah concern sebelumnya jangan ada lagi yang meninggal,” kata Budi Gunadi Sadikin saat diwawancarai awak media di kantor BRIN Jakarta Selatan, Senin, 27 Juli 2026.
Ia menjelaskan, hingga kini proses investigasi masih berlangsung.