WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memperkuat upaya nasional dalam mempercepat penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC), yang hingga kini masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat terbesar di Indonesia.
Untuk mempercepat eliminasi TBC, Kemenkes menyiapkan serangkaian langkah strategis, termasuk memperluas koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar penanganannya lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Baca Juga:
CKG 2026 Temukan Sejuta Kasus Baru Hipertensi, Kemenkes Ingatkan Pentingnya Cek Kesehatan Tahunan
Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memutus rantai penularan TBC di tanah air.
“Kami sedang mengatur untuk bekerja secara simultan bersama 35 kementerian dari sebelumnya 15 kementerian,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Benjamin menjelaskan, penanganan penyakit TBC tidak hanya dapat diselesaikan melalui penyediaan obat atau layanan medis semata.
Baca Juga:
Enam Dokter Internsip Meninggal, Kemenkes Gelar Medical Check Up dan Skrining Kesehatan Jiwa
“Ini juga harus menyentuh akar persoalan sosial masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai, faktor lingkungan, gizi, perilaku hidup bersih, hingga kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini turut memengaruhi keberhasilan eliminasi TBC.
Oleh karena itu, menurut Benjamin, diperlukan sinergi antarsektor agar program nasional ini dapat berjalan secara lebih optimal.