WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kepribadian seseorang ternyata dapat tercermin dari banyak hal, termasuk pilihan makanan favoritnya. Sejumlah penelitian menemukan adanya hubungan antara preferensi terhadap rasa tertentu dengan sifat-sifat kepribadian, termasuk kecenderungan perilaku antisosial yang kerap dikaitkan dengan psikopat.
Meski begitu, para ahli menegaskan, menyukai makanan tertentu bukan berarti seseorang otomatis merupakan psikopat. Preferensi makanan hanya menunjukkan korelasi dalam penelitian, bukan menjadi alat diagnosis gangguan kepribadian.
Baca Juga:
Kerap Berbohong dan Agresif, Ini 5 Ciri Psikopat yang Harus Anda Waspadai
Eric Patterson, seorang konselor profesional berlisensi yang berbasis di Cabot, Pennsylvania menjelaskan, dalam dunia kesehatan mental sendiri, istilah psikopat bukan merupakan diagnosis medis resmi.
Kondisi yang paling dekat dengan istilah tersebut adalah gangguan kepribadian antisosial atau Antisocial Personality Disorder (ASPD), yang hanya dapat ditegakkan melalui pemeriksaan oleh tenaga profesional. Berikut adalah beberapa tanda dan gejala ASPD mengutip Psych Central, Minggu (19/7/2026).
1. Mengabaikan hak orang lain dan nilai-nilai di masyarakat
Baca Juga:
Mengenal Psikopat di Tempat Kerja: Apakah Bos Anda Termasuk?
Patterson bilang, mengabaikan hak orang lain adalah salah satu tanda ASPD yang paling menonjol. Perilaku ini melanggar hak-hak orang lain dan hukum yang telah ditetapkan oleh masyarakat.
Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi ke-5 mencatat, penderita ASPD menunjukkan pola pengabaian terhadap hak orang lain. Seseorang dengan ASPD mungkin tidak mengikuti norma-norma sosial, dan mereka mungkin melakukan hal-hal yang dianggap melanggar hukum oleh orang lain.
Penelitian pada tahun 2018 menunjukkan, orang-orang dengan psikopati memiliki kemampuan untuk melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain tetapi mereka tidak terampil dalam hal ini, sehingga berkontribusi pada ketidakpedulian mereka terhadap orang-orang di sekitar mereka.