Ia memaparkan, chikungunya ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.
Penyakit ini memiliki gejala yang mirip dengan demam berdarah dengue (DBD), namun nyeri sendi pada penderita chikungunya biasanya lebih menonjol.
Baca Juga:
CKG 2026 Temukan Sejuta Kasus Baru Hipertensi, Kemenkes Ingatkan Pentingnya Cek Kesehatan Tahunan
"Kalau panas tidak turun tiga hari berturut-turut, sebaiknya segera ke rumah sakit," katanya.
Menurutnya, pemeriksaan trombosit sangat penting untuk membedakan chikungunya dengan DBD sehingga penanganan bisa lebih tepat.
Terkait pencegahan, dr. Jusuf mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten.
Baca Juga:
Enam Dokter Internsip Meninggal, Kemenkes Gelar Medical Check Up dan Skrining Kesehatan Jiwa
"Bersihkan pot, tempat minum hewan, dan kuras bak mandi secara rutin," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa virus ini tidak menular langsung dari manusia ke manusia.
"Penularan lewat nyamuk, jadi vektornya harus diberantas," katanya.