Senada juga diungkapkan Program Manager Department of Global Health and Social Medicine Harvard Medical School, Christina Lively EdM.
Menurut dia, perspektif Banyuwangi dalam penanganan kesehatan publik menginspirasinya.
Baca Juga:
UEA Perluas Program Operasi Katarak Gratis ke Berbagai Daerah di Indonesia
"Kami sangat mengapresiasi atas insight yang dibagikan tentang bagaimana membangun kepedulian akan kesehatan bersama. Perspektif yang dilakukan Banyuwangi dalam menangani permasalahan kesehatan ini sangat menginspirasi kami," tutup dia.
Penanganan kematian bayi dan ibu melahirkan di Banyuwangi dapat ditekan sedemikian rupa dengan beragam aksi kolaborasi dan gotong royong.
Angka kematian ibu yang berada di angka 260,6 kematian per 100.000 kehamilan, bisa ditekan menjadi 119,37 kematian per 100.000 kehamilan. Begitu pula dengan angka stunting. Turun menjadi 3,95 persen dari 8,64 persen.
Baca Juga:
Amir Ma’ruf Tuding Penerbitan Izin Tambang Emas di Banyuwangi Sarat Penyimpangan, Singgung Dugaan Pemerasan Saham
[Redaktur: Zahara Sitio]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.