WahanaNews.co | Ketua Satgas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Erlina Burhan mengatakan sejumlah obat untuk perawatan pasien COVID-19 yang tersedia di Tanah Air masih efektif mengatasi subvarian terbaru XBB dan XBC.
"Obat-obat yang dipakai saat ini masih efektif terhadap varian terbaru ini," kata Erlina Burhan dalam Media Briefing terkait update kasus COVID-19 yang diikuti dalam jaringan zoom di Jakarta, Kamis.
Baca Juga:
83 Duta Rohani Kristen Jambi Bertolak ke Manokwari, Bidik 10 Medali emas Pesparawi Nasional XIV 2026
Jenis obat yang dimaksud di antaranya, Molnuvirapir, Remdesivir, Favipiravir, Oseltamivir, serta tipe monoklonal seperti Tocilizumab dan lainnya.
Selain itu, hasil penelitian menunjukan dosis vaksin booster atau dosis penguat akan meningkatkan antibodi untuk menetralisasi subvarian Omicron XBB dan XBC.
"Untuk itu, PB IDI menganjurkan agar vaksinasi dosis penguat harus dipercepat," katanya.
Baca Juga:
IDI Ajak Dokter Indonesia Adaptif di Era Digital, Tetap Junjung Mutu dan Pengabdian
Erlina yang juga seorang dokter spesialis paru-paru di RSUP Persahabatan Jakarta Timur meminta pemerintah untuk mempertimbangkan pengembangan vaksin bivalen di dalam negeri untuk mencegah laju penularan Subvarian Omicron XBB dan XBC di Indonesia.
"Pengembangan vaksin bivalen dapat dipertimbangkan mengingat rekombinasi varian COVID-19 dan XBC merupakan rekombinasi Delta dan Omicron BA.2," katanya.
Erlina menambahkan, varian tersebut menyerang di 26 negara, seperti Australia, Bangladesh, Denmark, India, Jepang, Singapura, dan Amerika Serikat, demikian dilansir dari ANTARA, Kamis (3/11/2022).[JP]