Atas kondisi tersebut, Presiden menegaskan bahwa penurunan angka TBC harus menjadi prioritas nasional dan dilakukan secara konsisten.
“Ini harus dilakukan secara signifikan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Baca Juga:
DPR Desak Perbaikan Pelayanan dan Pajak Alkes demi Tahan Arus Wisata Medis ke Luar Negeri
Untuk mendukung kebijakan tersebut, Wamenkes menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan kunjungan ke 12 provinsi di berbagai wilayah Indonesia.
Kunjungan itu bertujuan untuk menyosialisasikan program penanganan TBC sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan setempat.
Menurut Benjamin, penanganan TBC tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi.
Baca Juga:
Kemenkes Temukan Satu dari Empat Remaja Alami Anemia dalam Program CKG Sekolah
Upaya ini dinilai penting guna memutus mata rantai penularan penyakit secara efektif di masyarakat.
“Sebenarnya penanganan TB itu sama seperti menangangi Covid-19,” katanya.
Penanganan harus difokuskan pada upaya mematikan bakteri penyebab TBC, yakni mycobacterium tuberculosis, hingga benar-benar tuntas.