Menurut studi pada jurnal Hindawi yang berjudul Effectiveness of Cherries in Reducing Uric Acid and Gout: A Systematic Review, mengonsumsi ceri dan minum jus ceri dapat membantu menurunkan kadar asam urat pada pengidap asam urat.
Meski begitu, masih perlu studi lebih lanjut untuk menentukan efek jangka panjang dari asupan ceri pada kadar asam urat.
Baca Juga:
Azhar Bintang Lapor Balik Cabupnya di Pilkada Dairi 2024 ke Polisi
Buah ceri mengandung anthocyanin, antioksidan, senyawa anti-inflamasi yang memberi warna merah.
Senyawa tersebut juga merupakan sumber serat dan vitamin C yang baik. Jadi, tidak ada salahnya untuk menjadikan ceri sebagai camilan atau jus tanpa pemanis tambahan.
2. Jahe
Baca Juga:
Danjor Nababan Laporkan Cawabupnya di Pilkada Dairi 2024 ke Poldasu
Jahe merupakan rempah-rempah yang sering diresepkan untuk kondisi peradangan. Khasiatnya untuk membantu mengatasi penyakit asam urat juga sudah tercatat.
Menurut studi berjudul Benefit of Red Ginger (Zingiber officinale Roscoe) against Levels of Uric Acid yang dipublikasikan di jurnal Agromedicine, jahe merah memiliki volatile oil dan non-volatile oil yang dapat menurunkan kadar asam urat darah.
Selain itu, jahe merah dapat meredakan nyeri oleh karena penghambatan pada jalur siklo oksigenase sehingga prostaglandin dapat dihambat.