Capaian tersebut menjadi bukti nyata kontribusi program dalam meningkatkan layanan kesehatan preventif bagi masyarakat.
"Program SELANGKAH memperoleh pengakuan sebagai Best in Community Involvement 2025, yang diselenggarakan oleh Asian Hospital Management Awards. Penghargaan ini dimaknai sebagai penguatan atas pentingnya kolaborasi antara rumah sakit, pemerintah daerah, dan masyarakat," katanya.
Baca Juga:
Masifkan Ruang Terbuka Hijau, Wali Kota Bekasi Resmikan 5 Taman di Pondok Gede
Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, fasilitas layanan kesehatan, serta komunitas dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan, khususnya yang bersifat pencegahan.
"Untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, pemerintah tidak bisa sendirian. Perlu sinergi antara pemerintah dan fasilitas kesehatan dan komunitas," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih memahami kondisi kesehatannya sejak dini. Dengan demikian, potensi penyakit dapat ditangani lebih cepat dan efektif.
Baca Juga:
Bahas PSEL Bersama Menko Pangan, Tri Adhianto Komitmen Terapkan Teknologi Pengolaha Sampah
Ia menjelaskan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya terbatas pada USG payudara, tetapi juga meliputi pemeriksaan kesehatan umum serta tes HPV DNA.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai penyakit, termasuk kanker payudara dan kanker serviks yang masih menjadi tantangan kesehatan di masyarakat.
"Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami ingin menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan deteksi dini penyakit. Khususnya kanker payudara dan kanker serviks yang masih menjadi tantangan besar di masyarakat," katanya.