Bagaimanapun, tujuan amputasi pasien memang untuk kaki kiri, bukan kanan.
Menurut laporan BBC, pihak rumah sakit mengatakan insiden itu terjadi "akibat dari serangkaian keadaan yang tidak menguntungkan".
Baca Juga:
Penjelasan Direktur RSUD Subulussalam Terkait Video Berisi Komplain Pasien
Direkturnya membuat permintaan maaf publik pada konferensi pers.
Dalam pengadilan, sang dokter bedah mengatakan, ada kesalahan dalam rantai komando di ruang operasi yang membuat insiden salah amputasi itu terjadi.
Ia sebelumnya telah mempelajari dokumen kesehatan milik pasien dan memahami bahwa ia hanya perlu mengamputasi kaki kiri.
Baca Juga:
Kalahkan Belanda 3-2, Austria Lolos 16 Besar Juara Grup D
Ia pun menggarisbawahi bahwa "kesalahan besar" itu bukan karena "kegagalan individu".
"Saya tahu saya harus mengamputasi kaki kiri," kata sang dokter, dikutip dari Kurier.
Lantas, mengapa sang dokter tetap mengamputasi kaki sebelah kanan?