“Katanya, 'iya, saya masih panik bu. Saya enggak tahu harus bilang apa. Handphone-handphone saya diambil semua sama polisi, disita. Terus juga uang saya Rp 8 juta dapat dikasih dari suami saya diambil juga', gitu,” lanjutnya.
Tragedi itu menyingkap fakta mengenaskan setelah M Ilham Pradipta ditemukan tewas di area persawahan Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/8/2025) pukul 05.30 WIB.
Baca Juga:
Polisi Ungkap Motif Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Dipicu Asmara Tak Direstui
Seorang warga yang sedang menggembala sapi menjadi orang pertama yang menemukan jasad tersebut dalam kondisi tangan dan kaki terikat serta mata dililit lakban.
Temuan itu segera dilaporkan kepada perangkat desa dan kepolisian.
Polisi yang tiba di lokasi mendapati tubuh korban penuh luka lebam.
Baca Juga:
Dua Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank Divonis Bayar Restitusi Rp500 Juta-Rp750 Juta
Hasil penyelidikan kemudian menunjukkan MIP diculik dari sebuah supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, sebelum jasadnya dibuang ke persawahan.
Rekaman CCTV memperlihatkan korban mengenakan kemeja batik cokelat lengan pendek dan celana panjang krem.
Ia tampak berusaha menutupi kepala dari rintik hujan ketika berjalan menuju mobil hitamnya.