WahanaNews.co | Apes! M Irsyad (47) warga Dusun III Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, Sumatra Utara (Sumut) kesakitan lantaran disiram air keras tepat di bagian wajahnya.
Belakangan diketahui, penyiraman air keras itu direncanakan oleh istrinya sendiri berinisial LJ karena merasa sakit hati sang suami kawin siri.
Baca Juga:
Curang! SPBU di Bogor Kurangi Takaran Hingga 840 ml Tiap Pengisian 20 Liter BBM
"Barang bukti yang diamankan berupa 1 unit sepeda motor Honda Scoopy BK 3445 VBL, 1 buah ATM BRI, 1 buah botol minuman bir hitam guines, 1 buah jaket warna orange, 1 buah kaos warna merah hati, 4 unit Hp," kata Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira, Selasa (4/1).
Putu menyebutkan tak hanya LJ, polisi juga meringkus dua tersangka lainnya antara lain seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial N (48) warga Dusun I Desa Ledong Timur Kecamatan Aek Ledong Kabupaten Asahan bersama seorang laki-laki berinisial HPT alias Dian (40) warga Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara.
"Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 29 Desember 2021. Awalnya pelapor Fani Adityasadli (23) yang tak lain anak dari korban melaporkan peristiwa itu ke polisi. Fani mendapat kabar dari adiknya Amanda bahwa ayahnya mengalami luka berat. Adik pelapor berkata "Ayah dipukuli orang"," jelasnya.
Baca Juga:
SPBU di Bogor Curangi Takaran BBM, Konsumen Rugi Rp3,4 Miliar
Kemudian Fani mendatangi lokasi. Saat tiba di rumah, alangkah terkejutnya ia melihat ayahnya sudah dalam keadaan basah dan mengalami luka bakar di bagian wajahnya.
Melihat kondisi ayahnya yang sudah luka parah akibat disiram air keras, pelapor bersama adiknya membawa ayahnya ke RSU Kisaran untuk berobat.
"Pelapor melaporkan peristiwa itu ke polisi. Berdasarkan laporan korban yang mengalami luka berat atau luka bakar, personel Unit Jatanras Polres Asahan bersama personel Polsek Air Joman melakukan cek TKP dan menginterogasi beberapa saksi yang melihat kejadian di TKP," jelasnya