Sebelumnya, kepolisian Polres Tabanan, Bali, telah menetapkan lima orang tersangka, dalam kasus pengeroyokan seorang pria berinisial KD yang melakukan pencurian ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.
Lima tersangka masing-masing berinisial MJ, WS, KB, ML, dan ND. Peristiwa itu, terjadi pada Jumat (24/7). Korban berinisial KD dihakimi massa hingga tewas usai terpergok diduga mencuri ayam aduan.
Baca Juga:
Sutrimo Karumga Eks Jampidsus FA Diduga Meninggal Tak Wajar, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolres Tabanan mengatakan, polisi saat ini menangani dua perkara sekaligus, yakni dugaan tindak pidana pencurian yang ditangani Polsek Baturiti serta dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Penanganan perkara tersebut dilakukan secara profesional oleh Polres Tabanan dengan dukungan Ditreskrimum Polda Bali," kata Putu Bayu dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/7).
Kasus itu menjadi perhatian nasional setelah viral video proses pemakamannya yang diikuti tangisan histeris anak perempuannya yang masih kecil.
Baca Juga:
Kasus Kematian Pengacara di Setiabudi Masih Diselidiki, Polisi Dalami Seluruh Fakta
Jeritan tangis anak perempuan itu memanggil korban yang merupakan ayah-ayahnya itu kemudian menjadi perbincangan di media sosial.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.