WAHANANEWS.CO, Surabaya - Ditressiber Polda Jawa Timur menangkap tiga pelaku penipuan yang mencatut nama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Dalam aksinya mereka memanipulasi atau merekayasa video Khofifah menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau akal imitasi (Artificial Intelligence/AI) deepfake.
Baca Juga:
Seret Nama Vicky Prasetyo, Perempuan 60 Tahun Ngaku Rugi Rp700 Juta karena Janji Politik
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan pengungkapan ini mereka lakukan setelah mendapat laporan dari Dinas Kominfo Jawa Timur 14 April 2025.
"Ketiga pelaku kami tangkap setelah kami mendapatkan laporan adanya penipuan yang menggunakan video Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) menjual motor murah," kata Nanang, Senin (28/4).
Tiga pelaku yang ditangkap yakni HMP (32), UP (24), dan AH (34). Seluruhnya merupakan warga Pangandaran, Jawa Barat. Dalam aksinya, para tersangka merekayasa video yang menampilkan Khofifah, seakan sedang memasarkan motor murah dengan harga Rp500 ribu per unit.
Baca Juga:
Proyek Fiktif Rp2,4 Triliun, Dirut dan Komisaris Dana Syariah Masuk Rutan
Video rekayasa deepfake itu kemudian diunggah para pelaku ke sejumlah akun media sosial TikTok @khofiggh759, @khofiljatim, @khofiaamlxh, dan sejumlah akun lainnya.
Nanang menjelaskan, selama menjalankan aksinya, tiga pelaku memiliki peran yang berbeda. Pelaku HMP membuat video menggunakan teknologi AI, serta membuat rekening.
"Selain itu, UP yang mengupload di media sosial, serta AH bertugas menjadi admin Whatsapp (WA)," ucap Nanang.