WAHANANEWS.CO - Pagi yang seharusnya diisi rutinitas mengantar anak ke sekolah berubah menjadi mimpi buruk ketika seorang wanita diserang brutal dengan pisau di tengah permukiman Kota Tangerang.
Polisi mengungkap alasan pria berinisial EJ (35) menikam wanita berinisial AS di Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, dengan motif yang dipicu persoalan pribadi antara pelaku dan korban.
Baca Juga:
Aksi Damai Berujung Duka, Prajurit TNI Ditikam Saat Coba Redakan Pertikaian
“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aksi penganiayaan ini diduga dipicu oleh persoalan pribadi,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari pada Sabtu (7/2/2025).
Kapolres menjelaskan pelaku mengaku nekat melakukan penyerangan karena menyimpan rasa sakit hati terhadap korban.
“Pelaku mengaku sakit hati karena merasa korban kerap mengejek dan merendahkan keluarganya, hingga akhirnya nekat melakukan penyerangan secara brutal,” ujarnya.
Baca Juga:
Berawal Cekcok di Kedai Tuak, Warga Lae Luhung Dairi Ditikam di Rusuk dan Dada
Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa alasan apa pun tidak dapat membenarkan tindakan kekerasan.
“Apapun alasannya, tindakan kekerasan tidak dibenarkan, setiap persoalan seharusnya diselesaikan dengan cara yang bijak dan sesuai hukum,” jelasnya.
Sebelumnya, polisi menangkap EJ setelah ia menikam AS saat korban tengah mengantar anaknya ke sekolah di Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Peristiwa penikaman tersebut terjadi pada Jumat (6/2/2025) pagi ketika pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan punggung, serta luka sabetan di pipi dan kepala,” kata Kombes Raden Muhammad Jauhari.
Polisi menerima laporan kejadian tersebut melalui layanan Call Center 110 dan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
“Begitu menerima laporan melalui layanan 110, anggota langsung bergerak ke lokasi, pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti sehingga situasi dapat segera dikendalikan,” bebernya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami hingga sembilan luka tusuk dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]