Sementara itu, Polres Metro Jakarta Utara telah menetapkan empat orang pelaku aksi penganiayaan hingga menewaskan seorang Mahasiswa STIP.
Keempat pelaku itu yakni Tegar Arif Sanjaya (TRS), FA alias A, KAK alias K, dan WJP alias W.
Baca Juga:
Dijanjikan Kerja di Vila, Pria NTT Malah Disiksa dan Diperas Rp100 Juta di Bali
Disebut Tradisi STIP
Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kasus kematian seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) berinisial P setelah ditanyai oleh sejumlah seniornya.
Kombes Gidion Arif Setyawan, Kapolres Metro Jakarta Utara, menyatakan bahwa kasus penganiayaan ini terjadi akibat adanya tradisi di lingkungan pendidikan tersebut.
Baca Juga:
Viral Ibu Hamil Ditendang Preman Bersenjata di Medan, Pengakuan Korban Bikin Merinding
Tradisi yang dimaksud adalah pemberian hukuman kepada junior yang dianggap melanggar aturan oleh seniornya.
Menurutnya, aksi penganiayaan yang disebut sebagai tradisi itu dialami korban bersama dengan empat rekannya.
"Korban bersama 4 rekannya mengalami penindakan dari senior karena dianggap melakukan kesalahan. Mereka dikumpulkan di kamar mandi," ujar Gidion kepada awak media pada Sabtu (4/5/2024).